![]() |
![]() |
|
![]() |
History
SMART (School of Ministries and Apostolic Resources and Training) CENTER atau Sekolah Pelatihan Apostolik lahir dari kerinduan yang ditaruhkan oleh Tuhan di dalam hati Pdt. Leonardo A. Sjiamsuri untuk mempersiapkan, memperlengkapi, melatih, dan memberdayakan para hamba Tuhan dan pemimpin jemaat, khususnya para kaum awam, dengan masukan (input), kasih karunia, dan urapan profetik dan apostolik agar mereka dapat memasuki dimensi rohani yang lebih dalam, memiliki kekuatan, ketajaman dan kepekaan roh, dan mengalami impartasi dari Roh Kudus dan firman-Nya sehingga dapat membawa pengaruh dan otoritas kepada sekelilingnya (jemaat, komunitas, kota dan bangsa).
Setelah Pdt. Leonardo berkonsultasi dengan Rasul Dr. Jonathan David mengenai rencana penyelenggaraan pelatihan yang berdimensi profetik-apostolik ini, akhirnya ia pun semakin mantap untuk memulainya. Kemudian Pdt. Leonardo berdiskusi dengan istrinya yang menjadi pendoa dan pendukungnya selama ini, istrinya bertanya: “Siapa yang akan membantumu?”, “Di mana akan diselenggarakannya?”, “Siapa pesertanya?” Semua pertanyaan ini dijawabnya dengan: “Tidak tahu!” Istrinya membalas: “Bagaimana mungkin kamu memulai suatu kegiatan yang kamu sendiri tidak tahu?” Singkatnya, Pdt. Leonardo bersama istrinya pun berdoa, dan akhirnya Tuhan bergerak. Maka dari itu pada tanggal 21 Oktober 2002, dimulailah kelas pelatihan yang pertama dengan Modul 1, yaitu Building A Church on the Rock (Membangun Jemaat di Atas Batu Karang) dengan menyewa ruang di Gapura Mas di Jl. S. Parman. Kelas pelatihan ini dihadiri oleh 67 orang (respons yang sungguh mengagetkan, mengingat ini adalah hal yang baru pertama kali dilakukan), dan hampir dari semua peserta yang ikut adalah gembala sidang dan pemimpin dari gereja-gereja yang ada di Jakarta. Lalu dilanjutkan dengan Modul 2 pada tanggal 11 November 2002, dan seterusnya dan seterusnya. Puji Tuhan, ternyata banyak sekali para gembala sidang dan pemimpin gereja yang memberikan respons dengan baik, ini bisa dilihat dari peningkatan jumlah peserta dalam setiap kelas pelatihan yang diadakan. Tuhan pun membuka jalan sehingga kelas-kelas pelatihan ini bisa diadakan di luar Dan sampai sekarang – dengan kasih karunia Tuhan yang semakin melimpah – Oleh sebab itu,
|